Jumat, 04 Maret 2011

Game Engine ( Blender )

Sebelum membahas tentang salah satu software aplikasi game engine yaitu Blender , saya akan membahas terlebih dahulu tentang apa itu Game Engine .

Game Engine adalah sistem perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Engine bukanlah executable program, artinya engine tidak bisa dijalaankan sebagai program yang berdiri sendiri. Diperlukan sebuah program utama sebagai entry point atau titik awal jalannya program. Pada c++, entry pointnya adalah fungsi main(). Biasanya program utama ini relatif pemdek. Game engine ini adalah program yang “memotori” jalannya suatu program game. Kalau game diilustrasikan sebagai musik yang keluar dari mp3 player, maka engine adalah mp3 player dan program utama adalah data mp3 yang dimasukkan ke dalam mp3 player tersebut.
Dengan adanya engine, waktu, tenaga dan biaya yang dibutuhkan untuk membuat game software menjadi berkurang secara signifikan. Beberapa game dengan jenis dan gameplay yang hampir sama bisa dibuat dengan sedikit usaha bila terlebih dahulu dibuat engine-nya. Setelah engine diselesaikan, programmer hanya perlu menambahkan progam utama, memakai resources (objek 3D, musik, efek suara) yang baru dan, jika benar-benar dibutuhkan , sedikit memodifikasi engine sesuai kebutuhan spesifik dari game yang bersangkutan.
Program game engine seluruhnya berorientasi objek. Lebih bersifat reaktif daripada posedural. Sulit unutk menggambarkan engine secara keseluruhan dalam flowchart, karena alur program bisa diatur sesuai dengan keinginan pemakai engine, yaitu game programmer.

Jenis-jenis game engine cukup banyak tersedia , baik yang freeware maupun berbayar / komersil . Yang saya akan bahas disini adalah salah satu Game Engine yang freeware yaitu BLENDER .

Blender merupakan open source 3D modelling, rendering, game 3D animasi, simulasi pengembangan sistem.

Blender terus ditingkatkan dengan fitur baru dan didukung oleh komunitas yang aktif.

Blender adalah grafis 3D aplikasi yang dapat digunakan untuk pemodelan, texturing rendering, edting dan membuat aplikasi 3D interaktif, termasuk permainan video, film animasi atau efek visual.

Blender tersedia untuk sejumlah sistem operasi termasuk Linux, Mac OS X, dan Microsoft Windows.

Kelebihan yang dimiliki Blender adalah dapat membuat game tanpa menggunakan program

tambahan lainnya, Karena Blender sudah memiliki “Engine Game” sendiri dan menggunakan “Python”
sebagai bahasa pemograman yang lebih mudah ketimbang menggunakan C++,C, dll.
Blender menggunakan “OpenGL” sebagai render grafiknya yang dapat digunakan pada
berbagai macam “OS” seperti Windows, Linux dan Mac OS X. Gambar berikut merupakan sebuah
“screenshot” dari salah satu project game yang dibuat menggunakan Blender
Sekarang ini Blender merencanakan sudah mengeluarkan versi yang terbarunya, yaitu Versi 2.49
yang lebih ditujukan untuk pembuat game. Karena Versi ini memiliki fitur-fitur baru yang dirancang
untuk membuat tampilan game yang lebih realistis dari pada versi sebelumnya.

Blender 2.49 memiliki fitur baru seperti :

  • Video Texture
  • Real-time GLSL Material
  • Game Logic
  • Bullet SoftBody
  • Python Editor
  • Multilayer Textures
  • Physics
  • Render Baking dan Normal Mapping dan masih banyak yang lainnya.
  • Composite Adalah tempat menambahkan efek visual seperti pada gamabar berikut.

Untuk membuat game di Blender tidak perlu jago pemograman, jika anda hanya ingin
membuat game sederhana anda cukup mempelajari tool-tool yang disediakan oleh blender tanpa harus menggunakan “script” sedikitpun.

Fitur termasuk:

  • Model: Obyek 3D tipe, termasuk jerat poligon, permukaan NURBS, Bezier dan kurva B-spline; multiresolusi patung kemampuan; Modifier stack deformers; model Mesh; Python Scripting
  • Rigging: Skeleton kode ciptaan; Skinning; lapisan Bone; B-splines interpolated tulang
  • Animasi: animasi editor non-linear; Vertex framing kunci untuk morphing, animasi Karakter berpose editor; deformers animasi, pemutaran Audio; sistem kendala animasi
  • Rendering: raytracer inbuilt; oversampling, blor gerak, efek pasca produksi, ladang, non-square pixel, lapisan Render dan melewati; Render baking ke peta UV, Efek termasuk halo, suar lensa, kabut, vektor motion-blur proses pasca- , dan proses pasca-defocus; Ekspor naskah untuk penyaji eksternal
  • UV unwrapping: Laurent dan metode Berdasarkan Sudut unwrapping; unwreapping berdasarkan jahitan; falloff proporsional mengedit peta UV
  • Shading: membaur dan shader specular; Node editor; hamburan Bawah, shading Tangent; peta Refleksi
  • Fisika dan Partikel: sistem Partikel dapat dilampirkan ke mesh objek; simulator Fluida; solver Realtime tubuh lembut
  • Imaging dan Komposisi: multilayer OpenEXR dukungan; filter node komposit, konverter, warna dan operator vektor; 8 mendukung prosesor; sequencer realtime dekat; Bentuk gelombang dan U / V menyebar plits
  • Realtime 3D/Game Penciptaan: editor grafis logika; Bullet Fisika dukungan Perpustakaan; jenis Shape: polyhedron Convex, kotak, bola, kerucut, silinder, kapsul, majemuk, dan mesh segitiga statis dengan mode auto penonaktifan; tabrakan Diskrit; Dukungan untuk kendaraan dinamika; Mendukung semua modus pencahayaan OpenGL; Python scripting; Audio

Perbandingan dengan Software 3D lainnya :

Blender memiliki kedalaman dan keluasan fitur dibandingkan dengan komersial, eksklusif. Sebuah perbandingan cukup komprehensip antara software 3D yang tersedia dapat dilihat pada perbandingan grafik. Blender cenderung kurang up to date.

Installer blender lebih kecil dibandingkan dengan penuh fungsi perangkat lunak grafis 3D. Misalnya Blender installer dari 2,49 membangun untuk Windows 32 bit adalah 10,5 MB , 36 MB membutuhkan setelah instalasi, dan membangun lite membutuhkan 2,2 MB, sedangkan perangkat lunak seperti AutoCAD membutuhkan sekitar 2 GB . Dengan demikian, Blender dapat dengan mudah download (meskipun beberapa buku panduan masih termasuk Blender CD).

Blender :

Author : Blender Foundation

Graphics API : OpenGL

Operating Systems : Windows, Linux, MacOS, Solaris, FreeBSD, Irix

Programming Language : C/C++, Python

Sumber :

http://blenderindonesia.org/forum/viewtopic.php?f=47&t=22

http://putrikero.wordpress.com/2010/03/17/game-engine/

http://dunovteck.wordpress.com/2010/05/27/blender/




Senin, 22 November 2010

Logo ( Tugas Softskill)


Arti Logo

* Warna hijau : menggambarkan bumi yang hijau dan sejuk.

* Tulisan “GO GREEN” : mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menjaga alam sekitar dengan gerakan “GO GREEN” yang bertujuan supaya masyarakat pedulli akan penghijauan alam kembali.

* Logo 3 orang dengan warna yang berbeda : mengambarkan manusia dengan latar belakang dan karakteristik yang berbeda, namun menjadi satu untuk melindungi kelangsungan bumi tercinta.

* Logo alat penyimpanan (disket) : menerangkan banwa gerakan “GO GREEN” adalah salah satu cara jitu untuk menyelamatkan bumi ini dari kerusakan.

Logo di atas menerangkan tentang gerakan “GO GREEN” yang berarti mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mencintai lingkungannya dengan menjaga alam kita tercinta. Kerusakan yang timbul di muka bumi ini tidak menutup kemungkinan terjadi akibat ulah manusia yang nakal dan tak peduli akan lingkungan sekitar.

Bumi yang kita pijaki ini seharusnya selalu kita manjakan dengan cara-cara terbaik demi kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada di dalamnya. Dengan adanya “GO GREEN” ini, setidaknya mengingatkan kepada masyarakat untuk memberikan bukti nyata kepada bumi ini bahwa kita adalah satu kesatuan kehidupan yang tidak terpisahkan.

Bukti-bukti nyata tersebut dapat kita lihat dari hal yang paling kecil terlebih dahulu. Membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghijauan dengan menanam pohon dan tidak menebang hutan sembarangan, mengurangi polusi udara dll.

Logo “GO GREEN” ini memiliki tujuan untuk menjadikan bumi ini menjadi hijau dan tidak gersang. Dengan keadaan alam yang seperti ini, maka kesegaran dan kenyamanan hidup akan tercipta dan bumi pun akan terselamatkan dari kemungkinan bencana yang timbul akibat kelalaian manusia.

oleh:

* Annisa Mardiah Septiadini (50408133)

* Sauffilmi Puteri (50408)

* Ulpi Sugih Harti (50408842)

Kamis, 07 Oktober 2010

Pengalaman Menggunakan Sistem Informasi

Pengalaman saya menggunakan Sistem Informasi dalam kehidupan sehari-hari tentunya sering sekali , salah satunya yang juga akan saya uraikan disini adalah pengalaman saya ketika mengisi KRS di ruang PSMA-online di kampus .

Yang dimaksud dengan Sistem Informasi itu sendiri adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu.

Setiap mahasiswa-mahasiswi Gunadarma wajib mengisi KRS setiap semesternya , karena dengan mengisi KRS mahasiswa-mahasiwa tersebut terdaftar sbg mahasiswa aktif pada semester tersebut .

Sebelum mengisi KRS , kita menyerahkan blanko pembayaran terlebih dahulu di meja depan untuk nantinya petugas memasukan data NPM kita . setelah itu barulah kita masuk keruangan pengisian KRS , tampilan utama di PC kita isi data NPM dan Tanggal lahir , lalu tekan enter . dan pada sistem database sudah mendeteksi data-data lengkap kita sbg mahasiswa .

Lalu pilih mata kuliah yang akan kita ambil , jika tidak ada pengulangan kelas ketik ‘y’ pada mata kuliah yg tampil pada layar . Jika sudah , tekan enter dan KRS (output) akan tercetak . Tetapi pencetakannya tidak pada PC yg kita gunakan , melainkan di ruangan berbeda . kita tunggu nama kita di panggil dan KRS akan diserahkan .

Rabu, 06 Oktober 2010

Design Grafis

Menurut yang saya dapat dari wikipedia , Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Atau dalam web lain juga disebutkan Desain Grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi.Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis , diantaranya :

Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.

Menurut Jessica Helfand dalam situs http://www.aiga.com/ mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.

Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

Menurut Michael Kroeger visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).

Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.

Kategori Desain Grafis
Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halaman web.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.

Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori seperti yang disebutkan diatas maka sarana untuk mengolahnya pun berbeda-beda . tergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya , software yang digunakannya juga berbeda-beda tentunya .

1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- Adobe FrameMaker
- Adobe In Design
- Adobe PageMaker
- Corel Ventura
- Microsoft Publisher
- Quark Xpress

2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- Adobe Illustrator
- Beneba Canvas
- CorelDraw
- Macromedia Freehand
- Metacreations Expression
- Micrografx Designer

3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semua objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.
Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
- Adobe Photoshop
- Corel Photo Paint
- Macromedia Xres
- Metacreations Painter
- Metacreations Live Picture
- Micrografx Picture Publisher
- Microsoft Photo Editor
- QFX
- Wright Image

4. Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
- Adobe After Effect
- Power Director
- Show Biz DVD
- Ulead Video Studio
- Element Premier
- Easy Media Creator
- Pinnacle Studio Plus
- WinDVD Creater
- Nero Ultra Edition

5. Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik.
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
- Macromedia Authorware
- Macromedia Director
- Macromedia Flash
- Multimedia Builder
- Ezedia
- Hyper Studio
- Ovation Studio Pro

Sumber : http://slametriyanto.net/bagaimana-memulai-belajar-desain-grafis/

http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis